Kita boleh Telanjang, tapi jangan bulat-bulat.



Selalu ingin menulis kata yang dapat memberi suntikan semangat, kata yang sederhana namun ber-Daya...bagi hidupku...^_^


Butuh advis untuk meringankan antesedan. Seenaknya menganulir dengan apatis, padahal animo hampir finish. Hanya saja apriori belum merekah, masih berupa argot-argot beku. Disparitas menciptakan elegi. Perasaan yang frontal menjadi fluktuatif. Genial..., grafologi dan futurologi tak terdeteksi. Aku bukan hipokrit pun indolen yang mengkamuflase segala. Hapus sikap skeptis karena kita butuh restorasi...!


"Selamat menyelami huruf-huruf (usang)-ku"

Senin, 09 Desember 2013

Sandra Unnes Kampanyekan SM3T Bersama Mendikbud

          Sandra Novita Sari, peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas Negeri Semarang (Unnes), ditunjuk oleh Ditjen Dikti untuk mengampanyekan program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan Tertinggal (SM3T). Bersama Mendikbud M Nuh, alumnus Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FBS Unnes itu bakal menjadi satu-satunya SM3T yang tampil di RCTI dalam acara “Acila”, Sabtu (29/6) pukul 13.00.

Kamis, 31 Oktober 2013

Belajar untuk HIDUP



Sandra Novita Sari yang kerap disapa Sandra dan mempunyai nama kecil Vita lahir pada tanggal 19 Juli 1989 di Sukabumi, Jawa Barat tepatnya di asrama Yon Armed 13 Cikembang. Ia lahir dari sebuah keluarga kecil yang sangat sederhana. Buntoro adalah Ayahnya, dan Mirah Lestari adalah Ibunya. Pekerjaan ayahnya adalah TNI dan ibunyan hanya sebagai ibu rumah tangga. Masa kecilnya dipenuhi dengan rasa senang meski orang tuanya bekerja keras menghidupinya, untuk membeli susu kalengnya saja harus menjual sepati PDH, sepatu jatah yang diberikan kantor. “Kala itu tahun 1990 harga untuk sepasang sepatu PDH adalah Rp 10.000, cukup untuk persediaan susu kaleng sebulan” ungkap Sandra. Masa kecilnya dihabiskan di TK Nanggala Persit Kartika Candra Kirana selama 2 tahun. Setelah itu, ia pun harus mengikuti Ayahnya pindah tugas ke Sulawesi Tenggara yang merupakan kampung halaman Ayahnya. Sembari menunggu proses pindah usai, ia di titipkan di rumah neneknya (dari Ayah) di Ds. Trimulyo, Kayen, Pati, Jawa Tengah untuk melanjutkan sekolah ke tingkat SD. Belum genap setahun ia mengenyam pendidikan di SD Trimuyo 02 Kayen, ia pun harus mengikuti orang tuanya ke Sulawesi Tenggara.  Sembari menunggu plotingan tempat tugas ayahnya, ia harus rela di titipkan lagi di rumah neneknya (dari Ayah) di Ds. Ereke, Lipu, Buton, Sulawesi Tenggara.  Sandra melanjutkan SDnya sampai naik ke kelas 2 SD. Pindahlah ia ke Ds. Kamaru, Lasalimu, Buton. Sebuah desa tempat Ayahnya bertugas. Desa yang jauh dari tempat neneknya di Ereke. Ia harus menempuh perjalanan laut dengan kondisi keras ombak. Bagi seorang anak kecil yang baru kali pertama menaiki kapal kecil dengan goyangan yang cukup fantastis merupakan perjalanan yang tidak ringan baginya. Ia sampai mabuk beberapa kali karena perutnya tidak mampu menahan guncangan kapal. SDN 01 Kamaru yang menemaninya selama 3 tahun. Ia harus membantu orang tuanya dengan berjualan es lilin di sekolah. Es lilin dibuat oleh Ibunya dan dititipkan di kulkas tetangganya. Pada musim kemarau, setiap sore ia harus mencari air dari sumur Belanda dengan membawa beberapa dirgen.

Senin, 17 Juni 2013

Panduan Moderator dalam Bahasa Inggirs


Before presentasion

Hi Ladies , may i have your attention. The presentation is about to begin.
Honorable ...., Distinguished guests, ladies.
Good ........, assalamualaikum Wr.Wb.
First of all, i would like to welcome you all to this presentation. In this occasion we would like  to have a presentation about ...........
My name is ......., and i have great honor to be moderator in this presentation today.
Before the presentation begins, allow me to introduce the presenters. This is Miss...., she is the first speaker, and the next is Miss...., she is the second speaker , the last speaker is  Miss ..., and notulen is Miss ....
Without more a do, i would like to welcome the presenter to deliver the presentation.
All right, Miss .... The floor is yours...

................Presentation Time ..................

Thank you for the informative and interesting talk.
All right, ladies . Now, we come to question and answer session. There will be two session and each session is for three questions. Don’t forget to mention your name and please raise your hand. Any questions?
Thanks for your questions ...
Oke next queastions please?
The first answer will be answer by miss....
Do we answer your question?
Ladies ! Finally, we come to the end of our presentation. We would  like to say thanks to the presenters for informative and interesting talk and to audience for your  active participation.
Hopefully the presentation will be beneficial for everybody.
Thank you for your attention

Wassalamu’alaikum Wr. Wb.

Jumat, 14 Juni 2013

Artikel Ilmiah Sandra


PERBANDINGAN KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN MEDIA ULEAD DAN MEDIA WAYANG DONGENG  DENGAN METODE RESITASI UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN MENYIMAK DONGENG PADA
 SISWA SMP  KELAS VII


Oleh
Sandra Novita Sari *

ABSTRAK

Keterampilan menyimak adalah keterampilan yang pertama harus dikuasai sebelum keterampilan berbahasa yang lain. Dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia, keterampilan menyimak masih dianggap remeh karena metode dan media yang digunakan guru kurang variatif sehingga siswa menjadi bosan dan tidak bersemangat dalam belajar. Variasi media pembelajaran adalah solusi tepat dalam pembelajaran menyimak dongeng, dengan membandingkan media ulead dan media wayang dongeng untuk mengetahui tingkat keefektifan pembelajaran menyimak dongeng. Alasan dibandingkannya kedua media, karena memiliki persamaan sebagai media dua dimensi yang berkarakter. Media Ulead dinilai lebih efektif untuk meningkatkan keterempilan menyimak dongeng daripada media wayang dongeng. Media ulead lebih menarik karena memiliki beberapa keunggulan seperti mudah dipelajari, dapat divariasikan sesuai keinginan, mudah cara membuatnya. Dengan demikian, dapat dipahami bahwa penggunaan media ulead dengan metode resitasi dapat menarik minat siswa dan memudahkan siswa dalam menyimak dongeng. Dengan kata lain, pembelajaran menyimak dongeng  melalui media ulead dengan metode resitasi  dapat meningkatkan keterampilan menyimak dongeng siswa.


Kata kunci: Keterampilan menyimak dongeng, media ulead, media wayang dongeng , metode resitasi












*Mahasiswa Jurusan Bahasa dan Sastra Indonesia Universitas Negeri Semarang 2011
 

Senin, 04 Maret 2013

Hentikan Memakan Uang Rakyat*)


     Korupsi sudah merebak, merajai semua bidang pemerintahan Indonesia. Pelaku yang mulai teridentifikasi mulai dari pejabat rendah sampai pejabat tinggi, bahkan rakyat kecil pun sudah mengambil peran dalam masalah ini. Disamping menjadi korban utama dampak perkorupsian, mereka juga berperan sebagai koruptor meskipun dalam tingkatan kelas teri. Koruptor tidak jauh beda dengan teroris, mereka sama-sama menyengsarakan rakyat. Memeras keringat rakyat, menghabiskan uang negara tanpa rasa bersalah.
     Mengapa masalah semacam ini dibiarkan melebar ke seantero dunia termasuk Indonesia? Padahal sudah jelas dampak yang ditimbulkan luar biasa hebatnya. Mulai dari hutang negara yang menggunung, pendidikan dan layanan kesehatan yang kurang maksimal, kemiskinan dimana-mana, dan masih banyak lagi dampak yang ditimbulkan akibat korupsi, sehingga bukan tidak mungkin negara Indonesia menjadi semakin terpuruk karena ulah para tikus berdasi. Sudah menjadi rahasia umum, bahwa pejabat tinggi pemerintahlah yang berlomba-lomba mendapatkan gelar “Koruptor Agung”. Mereka sudah tidak mempunyai rasa malu lagi merongrong negara dengan dalih dedikasi kepada negara, padahal mereka merapuhkan pancasila dan undang-undang yang mereka buat sendiri.

Kamis, 14 Februari 2013

MEROKOK MENURUNKAN KONSENTRASI Oleh: Sandra Noryz


Siapa bilang merokok dapat meningkatkan konsentrasi? Alasan klise para pecandu rokok yang mengatakan rokok dapat mendatangkan berbagai inspirasi dan ide cemerlang itu terbantahkan. Hasil penelitian yang dilakukan oleh para peneliti Amerika Serikat menyebutkan hal sebaliknya. Zat nikotin yang terkandung dalam rokok justru menyebabkan degradasi atau setidaknya berpotensi menurunkan tingkat perhatian dan konsentrasi para perokok aktif maupun pasif.
Sejumlah peneliti yang dipimpin Leslie Jacobson menemukan fakta bahwa remaja perokok yang juga terkena racun nikotin saat masih berada dalam kandungan menunjukkan penurunan yang signifikan pada kemampuan memeperhatikan dan konsentrasi yang berkaitan dengan terganggunya penglihatan dan pendengaran mereka. Para peneliti menyebutkan bahwa penurunan tingkat perhatian dan konsentrasi akibat nikotin ini juga berpengaruh pada pria dan wanita meski dengan cara yang berbeda. Pada wanita misalnya, wanita perokok dengan kandungan nikotin yang tinggi berpotensi mengalami gangguan pada kesehatan rahim. Sementara pada pria, zat nikotin berpengaruh pada pendengaran. Perbedaan pengaruh nikotin pada pria dan wanita sangat tergantung pada kerja nikotin terhadap produksi hormon.
Bila suatu penelitian membuktikan adanya penurunan kemampuan konsentrasi akibat pengaruh nikotin, lalu mengapa pecandu rokok meyakini bahwa rokok dapat meningkatkan kemampuan berpikir? Menurut ahli, nikotin bekerja dengan meningkatkan daya pacu jantung sehingga para perokok merasa lebih bersemangat. Selain itu, nikotin juga memacu produksi zat kimia yang terdapat pada otak yang disebut dipamine, zat ini berfungsi melegakan pikiran dan menerangkan. Meski demikian,  dalam jangka panjang nikotin justru mengurangi kemampuan otak untuk merasakan efek dopamine, sehingga secara tak langsung merangsang perokok untuk merokok lebih banyak lagi agar dapat merasakan efek dopamine yang serupa.
Jika kebutuhan rokok tidak dipenuhi, maka akan timbul perasaan depresi dan kelelahan yang disebabkan menurunnya kemampuan otak untuk merespon dopamine tersebut. Inilah fase kecanduan pada seorang perokok. Jadi untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan adanya langkah-langkah konkret seperti seminar dan sosialisasi kepada masyarakat agar mereka mengetahui bahaya yang ditimbulkan zat nikotin dalam rokok.

Selasa, 09 Oktober 2012

WAJAH-WAJAH MALAIKAT Oleh: Sandra Noryz


Lagi-lagi hati ini dibuat mencelos...guruku berkata “perubahan itu pasti terjadi, tinggal kita siap atau tidak untuk menghadapinya?”...perubahan kali ini bukan cuaca, bukan jadwal, dan bukan perubahan berat badan atau semacamnya. Tapi perubahan di sini adalah berpisah. Ya... Sandra namanya. Beruntung sekali dia diberi kesempatan untuk mengenal dua orang guru yang pantas disebut “inspiring ” dan berkontribusi lebih bagi hidupnya. Guru...lagi-lagi guru yang disebut. Kalau kita kurang cerdas, bisa saja kata guru disalahartikan. Guru maling, guru lagu, guru bohong, guru wilangan, dan masih banyak lagi. Tapi definisi guru di sini adalah orang tua, sahabat, dan sosok yang sungguh luar biasa.