Sandra Novita Sari, peserta Pendidikan Profesi Guru (PPG) Universitas
Negeri Semarang (Unnes), ditunjuk oleh Ditjen Dikti untuk
mengampanyekan program Sarjana Mendidik di Daerah Terdepan, Terluar, dan
Tertinggal (SM3T). Bersama Mendikbud M Nuh, alumnus Pendidikan Bahasa
dan Sastra Indonesia FBS Unnes itu bakal menjadi satu-satunya SM3T yang
tampil di RCTI dalam acara “Acila”, Sabtu (29/6) pukul 13.00.
Senin, 09 Desember 2013
Kamis, 31 Oktober 2013
Belajar untuk HIDUP
Sandra
Novita Sari yang kerap disapa Sandra dan mempunyai nama kecil Vita lahir pada
tanggal 19 Juli 1989 di Sukabumi, Jawa Barat tepatnya di asrama Yon Armed 13
Cikembang. Ia lahir dari sebuah keluarga kecil yang sangat sederhana. Buntoro
adalah Ayahnya, dan Mirah Lestari adalah Ibunya. Pekerjaan ayahnya adalah TNI
dan ibunyan hanya sebagai ibu rumah tangga. Masa kecilnya dipenuhi dengan rasa
senang meski orang tuanya bekerja keras menghidupinya, untuk membeli susu
kalengnya saja harus menjual sepati PDH, sepatu jatah yang diberikan kantor.
“Kala itu tahun 1990 harga untuk sepasang sepatu PDH adalah Rp 10.000, cukup
untuk persediaan susu kaleng sebulan” ungkap Sandra. Masa kecilnya dihabiskan
di TK Nanggala Persit Kartika Candra Kirana selama 2 tahun. Setelah itu, ia pun
harus mengikuti Ayahnya pindah tugas ke Sulawesi Tenggara yang merupakan
kampung halaman Ayahnya. Sembari menunggu proses pindah usai, ia di titipkan di
rumah neneknya (dari Ayah) di Ds. Trimulyo, Kayen, Pati, Jawa Tengah untuk
melanjutkan sekolah ke tingkat SD. Belum genap setahun ia mengenyam pendidikan
di SD Trimuyo 02 Kayen, ia pun harus mengikuti orang tuanya ke Sulawesi
Tenggara. Sembari menunggu plotingan
tempat tugas ayahnya, ia harus rela di titipkan lagi di rumah neneknya (dari
Ayah) di Ds. Ereke, Lipu, Buton, Sulawesi Tenggara. Sandra melanjutkan SDnya sampai naik ke kelas
2 SD. Pindahlah ia ke Ds. Kamaru, Lasalimu, Buton. Sebuah desa tempat Ayahnya
bertugas. Desa yang jauh dari tempat neneknya di Ereke. Ia harus menempuh
perjalanan laut dengan kondisi keras ombak. Bagi seorang anak kecil yang baru
kali pertama menaiki kapal kecil dengan goyangan yang cukup fantastis merupakan
perjalanan yang tidak ringan baginya. Ia sampai mabuk beberapa kali karena
perutnya tidak mampu menahan guncangan kapal. SDN 01 Kamaru yang menemaninya
selama 3 tahun. Ia harus membantu orang tuanya dengan berjualan es lilin di
sekolah. Es lilin dibuat oleh Ibunya dan dititipkan di kulkas tetangganya. Pada
musim kemarau, setiap sore ia harus mencari air dari sumur Belanda dengan
membawa beberapa dirgen.
Senin, 17 Juni 2013
Panduan Moderator dalam Bahasa Inggirs
Before presentasion
Hi
Ladies , may i have your attention. The presentation is about to begin.
Honorable
...., Distinguished guests, ladies.
Good
........, assalamualaikum Wr.Wb.
First
of all, i would like to welcome you all to this presentation. In this occasion
we would like to have a presentation
about ...........
My
name is ......., and i have great honor to be moderator in this presentation
today.
Before
the presentation begins, allow me to introduce the presenters. This is Miss....,
she is the first speaker, and the next is Miss...., she is the second speaker ,
the last speaker is Miss ..., and
notulen is Miss ....
Without
more a do, i would like to welcome the presenter to deliver the presentation.
All
right, Miss .... The floor is yours...
................Presentation Time
..................
Thank
you for the informative and interesting talk.
All
right, ladies . Now, we come to question and answer session. There will be two
session and each session is for three questions. Don’t forget to mention your
name and please raise your hand. Any questions?
Thanks
for your questions ...
Oke
next queastions please?
The
first answer will be answer by miss....
Do
we answer your question?
Ladies
! Finally, we come to the end of our presentation. We would like to say thanks to the presenters for
informative and interesting talk and to audience for your active participation.
Hopefully
the presentation will be beneficial for everybody.
Thank
you for your attention
Wassalamu’alaikum
Wr. Wb.
Jumat, 14 Juni 2013
Artikel Ilmiah Sandra
PERBANDINGAN KEEFEKTIFAN PENGGUNAAN MEDIA ULEAD DAN MEDIA WAYANG DONGENG DENGAN METODE RESITASI UNTUK MENINGKATKAN
KETERAMPILAN MENYIMAK DONGENG PADA
SISWA SMP KELAS VII
Oleh
Sandra Novita Sari *
ABSTRAK
Keterampilan menyimak adalah
keterampilan yang pertama harus dikuasai sebelum keterampilan berbahasa yang
lain. Dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia, keterampilan menyimak
masih dianggap remeh karena metode dan media yang digunakan guru kurang
variatif sehingga siswa menjadi bosan dan tidak bersemangat dalam belajar. Variasi media pembelajaran adalah solusi tepat dalam pembelajaran menyimak dongeng, dengan membandingkan media ulead dan media wayang dongeng untuk mengetahui tingkat keefektifan pembelajaran menyimak dongeng. Alasan dibandingkannya kedua media, karena memiliki persamaan sebagai
media dua dimensi yang berkarakter. Media Ulead dinilai lebih efektif untuk
meningkatkan keterempilan menyimak dongeng daripada media wayang dongeng. Media
ulead lebih menarik karena memiliki beberapa keunggulan seperti mudah
dipelajari, dapat divariasikan sesuai keinginan, mudah cara membuatnya. Dengan demikian, dapat dipahami
bahwa penggunaan media ulead dengan metode resitasi dapat menarik minat siswa
dan memudahkan siswa dalam menyimak dongeng. Dengan kata lain, pembelajaran menyimak
dongeng melalui media ulead dengan
metode resitasi dapat meningkatkan
keterampilan menyimak dongeng siswa.
Kata kunci: Keterampilan menyimak dongeng, media
ulead, media wayang dongeng , metode
resitasi
|
|||
Senin, 04 Maret 2013
Hentikan Memakan Uang Rakyat*)
Korupsi sudah merebak, merajai
semua bidang pemerintahan Indonesia. Pelaku yang mulai teridentifikasi mulai
dari pejabat rendah sampai pejabat tinggi, bahkan rakyat kecil pun sudah
mengambil peran dalam masalah ini. Disamping menjadi korban utama dampak
perkorupsian, mereka juga berperan sebagai koruptor meskipun dalam tingkatan
kelas teri. Koruptor tidak jauh beda dengan teroris, mereka sama-sama
menyengsarakan rakyat. Memeras keringat rakyat, menghabiskan uang negara tanpa
rasa bersalah.
Mengapa masalah semacam ini
dibiarkan melebar ke seantero dunia termasuk Indonesia? Padahal sudah jelas
dampak yang ditimbulkan luar biasa hebatnya. Mulai dari hutang negara yang
menggunung, pendidikan dan layanan kesehatan yang kurang maksimal, kemiskinan
dimana-mana, dan masih banyak lagi dampak yang ditimbulkan akibat korupsi,
sehingga bukan tidak mungkin negara Indonesia menjadi semakin terpuruk karena
ulah para tikus berdasi. Sudah menjadi rahasia umum, bahwa pejabat tinggi
pemerintahlah yang berlomba-lomba mendapatkan gelar “Koruptor Agung”. Mereka
sudah tidak mempunyai rasa malu lagi merongrong negara dengan dalih dedikasi
kepada negara, padahal mereka merapuhkan pancasila dan undang-undang yang
mereka buat sendiri.
Kamis, 14 Februari 2013
MEROKOK MENURUNKAN KONSENTRASI Oleh: Sandra Noryz
Siapa bilang merokok
dapat meningkatkan konsentrasi? Alasan klise para pecandu rokok yang mengatakan
rokok dapat mendatangkan berbagai inspirasi dan ide cemerlang itu terbantahkan.
Hasil penelitian yang dilakukan oleh para peneliti Amerika Serikat menyebutkan
hal sebaliknya. Zat nikotin yang terkandung dalam rokok justru menyebabkan
degradasi atau setidaknya berpotensi menurunkan tingkat perhatian dan
konsentrasi para perokok aktif maupun pasif.
Sejumlah peneliti yang
dipimpin Leslie Jacobson menemukan
fakta bahwa remaja perokok yang juga terkena racun nikotin saat masih berada
dalam kandungan menunjukkan penurunan yang signifikan pada kemampuan
memeperhatikan dan konsentrasi yang berkaitan dengan terganggunya penglihatan
dan pendengaran mereka. Para peneliti menyebutkan bahwa penurunan tingkat
perhatian dan konsentrasi akibat nikotin ini juga berpengaruh pada pria dan
wanita meski dengan cara yang berbeda. Pada wanita misalnya, wanita perokok
dengan kandungan nikotin yang tinggi berpotensi mengalami gangguan pada
kesehatan rahim. Sementara pada pria, zat nikotin berpengaruh pada pendengaran.
Perbedaan pengaruh nikotin pada pria dan wanita sangat tergantung pada kerja
nikotin terhadap produksi hormon.
Bila suatu penelitian
membuktikan adanya penurunan kemampuan konsentrasi akibat pengaruh nikotin,
lalu mengapa pecandu rokok meyakini bahwa rokok dapat meningkatkan kemampuan
berpikir? Menurut ahli, nikotin bekerja dengan meningkatkan daya pacu jantung
sehingga para perokok merasa lebih bersemangat. Selain itu, nikotin juga memacu
produksi zat kimia yang terdapat pada otak yang disebut dipamine, zat ini
berfungsi melegakan pikiran dan menerangkan. Meski demikian, dalam jangka panjang nikotin justru
mengurangi kemampuan otak untuk merasakan efek dopamine, sehingga secara tak langsung
merangsang perokok untuk merokok lebih banyak lagi agar dapat merasakan efek
dopamine yang serupa.
Jika kebutuhan rokok
tidak dipenuhi, maka akan timbul perasaan depresi dan kelelahan yang disebabkan
menurunnya kemampuan otak untuk merespon dopamine tersebut. Inilah fase
kecanduan pada seorang perokok. Jadi untuk mengatasi hal tersebut, diperlukan
adanya langkah-langkah konkret seperti seminar dan sosialisasi kepada
masyarakat agar mereka mengetahui bahaya yang ditimbulkan zat nikotin dalam
rokok.
Selasa, 09 Oktober 2012
WAJAH-WAJAH MALAIKAT Oleh: Sandra Noryz
Lagi-lagi hati ini dibuat
mencelos...guruku berkata “perubahan itu
pasti terjadi, tinggal kita siap atau tidak untuk menghadapinya?”...perubahan
kali ini bukan cuaca, bukan jadwal, dan bukan perubahan berat badan atau
semacamnya. Tapi perubahan di sini adalah berpisah. Ya... Sandra namanya.
Beruntung sekali dia diberi kesempatan untuk mengenal dua orang guru yang
pantas disebut “inspiring ” dan
berkontribusi lebih bagi hidupnya. Guru...lagi-lagi guru yang disebut. Kalau
kita kurang cerdas, bisa saja kata guru disalahartikan. Guru maling, guru lagu,
guru bohong, guru wilangan, dan masih banyak lagi. Tapi definisi guru di sini
adalah orang tua, sahabat, dan sosok yang sungguh luar biasa.
Langganan:
Postingan (Atom)




