Kamis,
15 Desember 2011
Kabut
masih berkuasa pada pukul 04.00 WITA. Tubuh serasa kelu, masih membekas
jejak-jejak keletihan malam tadi. Lagi-lagi sugesti bermain diotakku (Ayo San, meski dingin kau harus tetap bangun
dan menunaikan salat subuh). Jika sugesti sudah berlaku demikiaan, maka
tidak ada yang mesti dilakukan kecuali mengikutinya.
Hari
ini bangun pagi pertamaku di pulau Flores dengan kondisi fisik yang cukup bugar
didukung dengan udara yang segar. Aku pun memberanikan diri untuk keluar,
melihat suasana sekitar yang tadi malam tidak sempat terekam karena matahari
sudah keperaduan. Berjalan berkeliling Santa Clause, melihat bukit yang berdiri
dengan kokohnya mengitari perkampungan sebelah timur bangunan Santa Clause.
Sejuk dihati...sejuk dimata...sejuk dalam rasaku.
Aktivitas
merangkak naik menunjukkan bahwa ia penting dalam kehidupan. Para pendidik
mulai menyantap hidangan yang telah disediakan. Tak pelak setelah itu kami
mulai memikirkan apa langkah selanjutnya setelah ini, apa yang akan pendidik
lakukan pertama kali setelah menginjakkan kaki di bumi flores ini. Bertanya,
berkenal, berdiskusi dengan pendidik
lain, yang notabene berasal dari daerah berbeda. Sungguh syahdu...

